ALT_IMG

Money Maker

If you're looking to make money, ClixSense is the best way. ClixSense is the largest and most trusted paid to click (PTC) industry in the world. There are thousands of PTC website opening everyday, but oldest PTC ClixSense is still the best PTC site. Want to known? Readmore...

ALT_IMG

Propolis Cepat Sembukan Penyakit

Setiap hari kita dihadapkan dengan polusi, radiasi, jutaan virus, bakteri, jamur serta racun lainnya, yang siap menyerang kita dan menimbulkan beragam-ragam penyakit. Menjaga kekebalan tubuh merupakan suatu pertahanan terbaik. Readmore..

Alt img

Prospek Bisnis Herbal Makin Cerah

Bisnis affiliasi sekarang ini semakin menjamur di internet. Hanya saja kebanyakan yang dijual adalah sekedar ebook informasi yang seringkali isinya jauh dari harapan kita. Namun kita jangan menjadi apatis dengan berbagai tawaran bisnis affiliasi ini. Banyak bisnis affiliasi yang selain menguntungkan Readmore...

ALT_IMG

Khasiat Sarang Burung Walet

Burung walet merupakan mahluk yang ludahnya begitu berharga. Dengan air liurnya yang kental burung walet membuat sarangnya. Air liur yang kental itu akan mengering saat terkena udara. Readmore...

ALT_IMG

Bisnis Tanpa Promosi Adalah Mission Impossible

Salah satu faktor penting dalam dunia bisnis adalah iklan. Iklan dapat memberikan gambaran secara garis besar produk atau jasa yang ditawarkan. Konsumen pun biasanya pertama kali mengenal suatu produk atau jasa dari promosi iklan. Readmore...

1.5.16

Sepakbola Indonesia Memble, Kesalahan Para Pelatih Klub

0 komentar
Meski masih dibanned FIFA, namun sepakbola Indonesia kembali menggeliat dengan menyelenggarakan kompetisi yang diberi nama Torabika Soccer Championship (TSC).

Kompetisi yang dibuka di Jayapura 29 April 2016 itu, tentunya memancarkan harapan Menpora segera mencabut sanksi terhadap PSSI, sehingga FIFA pun kembali memperbolehkan Indonesia bergaul di kancah sepakbola internasional.

Meski masih disanksi FIFA, Indonesia jangan sampai tinggal diam untuk mempersiapkan Timnas yang nantinya akan siap bila kembali berlaga di beberapa ajang sepakbola yang diagendakan FIFA, termasuk mempersiapkan untuk SEA Games dan Asian Games.

Kalau melihat perjalanan Timnas Indonesia, rata-rata permainan yang disuguhkan seperti gaya main bola volley alias umpan-umpan lambung yang tidak efektif. Padahal para pemain Indonesia rata-rata bertubuh pendek. Pemain hanya lari mengejar bola tanpa mampu men-set serangan yang berbahaya yang berpotensi menghasilkan gol.

Tontonan permainan umpan lambung yang monoton dan lebih sering bola out ke luar lapangan, menjadikan permainan timnas Indonesia menjemukan dan sulit bersaing dengan negara-negara lain, bahkan negara-negara di Asia Tenggara sekalipun.

Permainan lambung yang kerap diterapkan para pemain di Timnas ini tak lepas dari peran pelatih Timnas itu sendiri. Pola ini ternyata juga diterapkan kebanyakan pelatih di klub-klub yang ada di Indonesia.

Bahkan, Persib Bandung yang dulu terkenal dengan permainan operan pendek dari kaki ke kaki, kini di bawah pelatih Dejan Antonic banyak memainkan pola operan lambung yang jauh dari akurat. Akibatnya, banyak bobotoh yang kecewa karena Persib seolah hilang ciri khas permainannya, berganti gaya main ala PBR.

Kebiasaan bermain lambung di klub-klub sepakbola Indonesia itu, menjadikan permainan Timnas Indonesia pun tak lebih dari itu. Sampai kapan pun kalau menerapkan strategi operan lambung dan tidak berani memainkan gaya permainan kolektif, Timnas Indonesia akan sulit bersaing, bahkan di Asia Tenggara sekalipun.

Maka, pola permainan kolektif dengan possesion ball yang diterapkan Indra Syafri ketika menangani Timnas U-19, membuahkan hasil yang manis dengan menjuarai Piala AFF U-19. Evan Dimas dkk, bahkan mampu mengalahkan Korea Selatan, yang sepertinya sebuah mission imposible bagi Timnas Senior Indonesia.

Sudah seharusnya untuk menciptakan Timnas Indonesia yang kuat, para pelatih klub-klub Indonesia berani menerapkan atau menekankan kepada para pemainnya untuk bermain bola umpan-umpan pendek dan permainan kolektif. Hal ini tentunya membutuhkan skill, stamina dan intelegensia lebih dari para pemain.

Indra Syafri sendiri kini menerapkan pola possesion ball ini di Bali United. Meski para pemainnya kebanyakan pemain muda, tetapi Bali United mulai disegani di kancah sepabola Indonesia. Bukan tak mungkin 1 atau 2 tahun lagi, Bali United akan merajai liga di Indonesia. Apalagi kalau ditunjang pemain-pemain berkelas yang sarat pengalaman dan budget yang tinggi.




Continue reading →

Heboh! Pria Pelaku Pelecehan Seksual di Dalam Bus Terekam CCTV

0 komentar
Wanita seringkali menjadi objek kriminal kaum pria. Heboh kasus penembak misterius dengan korban para wanita muda di Magelang dan kemudian kasus penyayatan di Yogyakarta, menjadi bukti, wanita sangat rentan menjadi korban pria yang bisa disebut memiliki kelainan jiwa.

Dalam video ini, aksi pria yang nekad melecehkan wanita secara seksual terekam CCTV yang terpasang di dalam bus. Pria yang naik bus penuh wanita itu, menjalankan aksinya saat berdiri di tengah kerumunan wanita.


Continue reading →
28.4.16

Alyssa Daguise Model Hot Pacar Anak Ahmad Dhani

0 komentar
Nama Alyssa Daguise tiba-tiba jadi perbincangan publik. Bukan karena dia diketahui adalah pacar Al Ghazali, putra Ahmad Dhani dan Maia Estianti, tetapi karena keberaniannya mengumbar gaya hidup bebas, termasuk bikin heboh saat beredar foto-foto ciuman mesranya dengan Al Ghazali.

Alyssa Daguise sendiri dikenal sebagai model cantik blasteran Prancis Indonesia. Sebagai model, dia juga berani tampil berpose mengenakan bikini. Beberapa posenya sangat menantang dan menggairahkan.

Alyssa yang memiliki wajah khas Indo, lahir di Lombok, 25 Maret 1998. Dia merupakan anak kedua dari pasangan Richard Vincent Daguise asal Perancis dan Risa Dewi Daguise.

Alyssa mulai dikenal publik ketika menjadi OLLG (One Less Lonely Girl) saat Justin Bieber konser di Indonesia 2011 lalu. OLLG adalah sebutan untuk penonton wanita yang diundang Justin ke atas panggung saat konser.

Istilah OLLG ini diambil dari salah satu judul lagunya Justin, "One Less Lonely Girl" yang juga dikonotasikan sebagai ratu semalam.


Continue reading →
26.4.16

Bioskop Layar Tancap Jadul Paling Hot

0 komentar
Film era tahun 70-an sampai 90-an, sebagian besar didominasi oleh film-film dewasa. Film-film jadul yang mengarah ke arah blue film ini tak lepas dari masih lemahnya badan sensor film saat itu, sehingga para produser dapat sesukanya membuat film.

Judul-judul film yang berkonotasi seks dan poster dengan gambar aduhai pun menjadi daya tarik bagi penonton untuk datang ke bioskop. Misanya saja judul seperti "Gairah yang Panas", Gairah Tabu", "Gigolo", "Getaran Nafsu", dan lain-lain, menjadi daya tarik penonton untuk melihat berbagai aksi adegan ranjang atau tubuh tanpa busana aktris-aktris bom seks kala itu seperti Windy Chindyana, Eva Arnaz, Sally Marcelina, Yurike Prastika, dan banyak lagi.

Film-film Indonesia jaman dulu yang menampilkan adegan-adegan syur kini masih bisa Anda tonton, seperti film yang satu ini.


Continue reading →
25.4.16

Berlian Rp 8 Triliun Milik Kakek di Sulawesi Selatan Ternyata Asli

0 komentar
Berlian milik Kakek Qarasing, warga Desa Bulucenrana, Kecamatan Pituriawa, Kabupaten Sidrap Provinsi Sulawesi Selatan jadi perbincangan khususnya di kalangan masyarakat yang berada di wilayah kecamatan tersebut.

Kakek Qarasing yang memiliki berlian seberat 222 gram ini rencananya akan menjual berlian miliknya seharga Rp 8 triliun. Nantinya sebagian besar hasil penjualan akan disumbangkan untuk kegiatan sosial seperti pembangunan pesantren dan fakir miskin di wilayah tempat tinggalnya.

"Hasil penjualan berlian ini nanti sebagian akan saya pake untuk membangun pesantren dan masjid di Desa Bulucenrana,"jelasnya, Rabu (20/4/2016).

Berlian kakek berumur 80 tahun ini pun sudah didatangi langsung calon pembeli yang biasanya menjadi perantara ke para pecinta jenis batu mulia yang memiliki harga fantastis tersebut.

Ryan Asmi calon pembeli saat ditemui di rumah kakek Qarasing di Bulucenrana, Sidrap mengungkapkan, berlian tersebut setelah dites manual menggunakan Diamond Selector keaslian mencapai 95 persen.

"Hasil tes yang saya lakukan terhadap berlian milik kakek Qarasing ini keasliannya mencapai 95 persen dan alat ini pun saya gunakan untuk menguji berlian sebelum-sebelumnya,"jelasnya.

Ia mengungkapkan, untuk menghindari adanya eror dari alat diamond selector tersebut, maka rencananya akan mendatangkan alat lab sekaligus ahli berlian untuk mengecek langsung benda milik kakek Qarasing ini.

Ryan mengatakan, sejauh ini dirinya sudah berkomunikasi dengan relasinya baik di dalam negeri maupun luar negeri mengenai calon pembeli berlian ini dan jika memang keasliannya sudah 100 persen maka taksiran harga perkaratnya antara 250 hingga 750 juta.

"Secara ujian hasil tes manual, berlian sudah bisa dipastikan asli tetapi hasil lab akan menentukan secara 100 persen. Berlian ini pun jika dihitung 222 gram mencapai 1.110 karat,"jelasnya.(http://bangka.tribunnews.com/2016/04/21/berlian-rp-8-triliun-milik-kakek-qarsing-keasliannya-95-persen?page=2)


Continue reading →