The Largest Indonesian Visual Blog

2.7.19

Persib Bandung Dijauhi Dewi Fortuna?

Kekalahan Persib Bandung dari Bhayangkara FC, Minggu, 30 Juli 2019, di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, memang sangat menyesakan dada. Kekalahan pertama kesebelasan kebanggaan masyarakat Jawa Barat ini, menambah catatan hasil buruk gagal meraih tiga poin di kandang sendiri dalam gelaran Shopee Liga Indonesia 2019.

Sebelumnya Persib hanya bermain imbang 1-1 ketika melawan PS Tira Persikabo dan Madura United di kandang, dan pada pertandingan tandang ke Semen Padang 0-0.

Kekalahan saat menjamu Bhayangkara FC  itu membuat Persib harus tercecer ke urutan sembilan dengan raihan poin 6. Persib masih menyisakan satu pertandingan tunda yakni melawan Arema Malang. Kekalahan yang diderita Persib juga seolah titik balik setelah pada pertadingan perdana menggilas Persipura 3-0. Setelah itu, Supardi dan kawan-kawan, seolah tak berdaya, bahkan sangat sulit mencetak gol meski banyak mendapatkan peluang emas di depan mulut gawang lawan.

Malah striker andalan Persib Ezechiel N'Douassel, baru mencetak gol perdana di pertandingan keempat saat melawan Madura United. Itupun melalui titik penalti. Setelah itu memang mulai terbuka keran golnya, Eze mulai tampak lagi produktif saat mencetak gol khasnya melalui sundulan kepala saat melawan Bhayangkara FC.
Sentra titik lemah Persib dari hasil lima pertandingan yang sudah dilakoni, lini belakang jelas harus menjadi sorotan. Hengkangnya Victor Igbonefo jelas sangat berpengaruh besar. Duet Achmad Jufriyanto dan Bojan Malisic masuh kurang padu. Apalagi Achmad Jupe seringkali cedera sehingga terpaksa harus digantikan pemain muda Indra Mustafa yang fisiknya kerap kedodoran. Kiper I Made Wirawan yang tampil di bawah mistar, juga mulai menunjukkan penurunan perfomanya.

Lini serang Persib sendiri yang seolah kurang dinaungi Dewi Fortuna, ada penurunan performa dari dua wingernya, Febri Haryadi dan Ghojali Siregar. Umpan-umpan keduanya kerap salah sasaran dan mudah ditebak lawan. Begitu pula tusukan-tusukan mematikan ke kotak penalti lawan, kurang mereka lakukan. Apalagi Febri sangat kelihatan penurunan kualitasnya, terutama dalam melakukan sprin-sprin cepat. Jarang terlihat Febri adu lari cepat dengan bek lawan, begitu pula shootingnya seringkali melenceng jauh dari sasaran. Bahkan Febri kerap mendapat cemooh bobotoh karena dianggap banyak membuang peluang emas.

Bagaimanapun juga Persib di bawah pelatih Rene Albert sudah berusaha menampilkan permainan cepat dan menyerang. Masih ada waktu untuk memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada. Apalagi Eze sudah bisa mencetak 2 gol dari dua pertandingan, yang mudah-mudahan tidak ada lagi kata Persib dijauhi Dewi Fortuna.(Foto:Istimewa)

Share:

Related Posts:

0 comments:

Posting Komentar

Silahkan Berikan Komentar yang Sopan. Trims.

  

  

idcloudhost | ssd cloud hosting indonesia

Salam!

Siapkan secangkir kopi hangat☕ Nikmati Circle888, The Largest Indonesian Visual Blog.
Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar dunia bisnis, hiburan, selebritis, olahraga, teknologi, video, serta tips-tips menarik yang akan menambah wawasan Anda.🙏

Blog Arsip

REKOMENDASI

  

  

  

  

  

  

Trading